Pria yang Kehilangan Jati Diri

 cerita ini dimulai dari tahun 2018 yang mengisahkan seorang pria yang hidup di kehidupan yang kurang beruntung? bisa dibilang seperti itu sekitar bulan Agustus 2018 seorang pria itu dijemput Seseorang yang disebut kakak. Pada awalnya pria itu senang karna di jemput oleh sang kaka pada saat pulang sekolah. Setibanya di rumah pria tersebut diajak kembali oleh bundanya entah kemana pria itu hanya nurut apa perkataan bundanya, ternyata pria tersebut diajak bundanya ke rumah pamannya dan si bunda berkata "de kita nginap di sini dlu ya?, kamu juga libur dulu sekolahnya gapapakan?", pria itu berfikir senang karna tidak sekolah beberapa minggu kemudian pria itu pindah lagi ke luar kota yaitu kota Depok.

Setibanya di Depok bundanya nangis ke kakaknya dan bercerita. Tanpa sengaja pria itu mendengarkan apa yang di ceritakan bundanya tersebut. Dia mengingat apa yang di katakan bundanya seperti ini "Kak aku udah ga sama ayah ku lagi", ucap bundanya sambil menangis. Disitu perasaan si pria seketika hancur, cemas, sedih, tanpa berfikir panjang pria itu nangis seketika. Bundanya mendengar pria menangis dan langsung menghampirinya dengan berkata "dede yang sabar yaa, dede harus kuat dede gaboleh cengeng", ucap bunda sambil mengelus dadaku.

Selang 2 hari aku didaftarkan sekolah dengan bundanya di salah satu SD di Depok lebih tepatnya di Cibubur. Pertama masuk aku canggung dan merasa malu karna salah seragam 😔 Pertama masuk aku bertemu teman baru yang bernama gotar, galih, ardan. Dia semua asik aku juga masih sering berkontakan dengannya bermain game bersama mempunyai grup mabar yang asik. Kuharap ini akan berlangsung lama.

Singkat cerita penyakit covid bermunculan aku yang mendengar kabar itu sedikit senang karna tidak jadi ujian praktek 😁Tamat SD aku melanjutkan pendidikan ku di salah satu SMP di boyolali karna aku harus mengikuti jejak bunda ku yang sekarang mempunyai suami baru disini pertama kenal dia aku binggung harus memanggilnya apa? om/ayah/paman?? hahaha tapi untungnya aku bukan orang pembenci dan bisa menerima dia untuk menjadi orang tua baru ku. Oh iya aku yang awalnya ekstrovert sekarang menjadi introvert karna penyakit covid ini sudah 2 tahun lebih aku tidak bermain keluar tapi itu berdampak positif bagi ku karena aku tidak terjerumus ke hal-hal negatif. 


Penulis: Lamce Keramat


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Arutala

Apa Itu Insecure?