Baik Luar Dalam

 Di suatu siang yang cerah. dua orang gadis bernama Hilda dan Jihan tengah mengerjakan tugas sekolah di rumah Hilda. Mereka mengerjakan dengan serius dan suasana nampak hening. Kemudian, seorang perempuan yang tidak lain adalah teman mereka berdua bernama Amel. Namun, Hilda seolah tidak mempedulikan kehadiran Amel tersebut.

"Da, itu di depan ada Amel sedang nyariin kamu, Buruan kamu temui dia, Sudah sejak tadi dia nungguin kamu disana " Ujar Jihan yang tengah mengerjakan tugas dirumah Hilda.

"Bi, bilang saja ke Amel yang ada di depan rumah kalau aku sedang pergi kemana atau gak ada gitu ya " Pinta Hilda kepada Bibi yang bekerja sebagai pembantu di rumahnya.

"Iya Non Bibi Sampaikan " .

"Da, kenapa kamu seperti itu kepada Amel Dia pastinya sudah datang jauh-jauh. Kenapa kamu usir Gak enak kan Kasihan dia juga anak yang baik Da " Ujar Jihan menasehati Hilda.

"Dan luarnya dia memang orang yang baik dan ramah Tapi masa kamu mengukur sifat seseorang hanya dengan itu saja Dia itu manis diluar namun di dalamnya pahit tahu " Jawab Hilda setengah sinis.

"Pahit gimana Da?" Ujar Jihan kembali bertanya.

"Dia itu sering membicarakan keburukan orang lain Bahkan di belakang ia sering membicarakan temanya sendiri. Pokoknya banyak yang tidak dapat aku jelaskan Han. Lihat saja diri kamu. Kamu memang judes, ceplas-ceplos denganku. Namun setidaknya kamu memiliki hati yang tulus Han. Bahkan sahabat yang dari luarnya baik namun dalamnya busuk. Dalam berteman, aku tidak membutuhkan tampilan luar seseorang Han " Jelas Hilda kepada Jihan.



Penulis: H

Comments

Popular posts from this blog

Pria yang Kehilangan Jati Diri

Arutala

Apa Itu Insecure?