Air yang Keruh
Suatu ketika Nura melakukan perjalanan mengunjungi beberapa kota bersama temannya. Sesaat sebelum memasuki kota pertama, ia beristirahat di bawah sebuah pohon yang rindang. Di sekitar tempat mereka beristirahat itu, ada sebuah danau kecil
Nura kemudian meminta temannya mengambil air untuk minum dari danau tersebut. Saat itu di danau sedang banyak warga yang mencuci pakaian sambil bermain di air. Air danau tersebut menjadi keruh.Temannya itu lalu kembali ke tempat Nura lalu berkata, ‘Air di danau itu sangat keruh dan banyak orang yang mencuci pakaian di sana. Izinkan aku pergi ke tempat lain mencari air.’
Nura lalu menyuruh temannya untuk bermeditasi bersamanya di bawah pohon itu. Setelah beberapa saat, ia menyuruh temannya kembali ke danau untuk mengambil air lagi.
Ketika si teman kembali ke danau, sudah tidak ada orang yang mencuci pakaian. Air danau pun sudah jernih karena kotorannya telah mengendap ke dasar danau. Si teman itu pun mengambil air dan mengantarkannya pada Nura.
Nura lalu berkata, ‘Air keruh di danau seperti pikiran manusia ketika stres. Sementara, air yang jernih seperti pikiran manusia ketika tenang. Terkadang jalan terbaik untuk menjernihkan pikiran adalah dengan bersabar.’
Penulis : kunang kunang
Comments
Post a Comment