AKU INGIN MENJADI.....

Hampir semua orang memiliki cita-cita. Cita-cita adalah sesuatu yang diimpikan dan didiamkan. Artinya cita-cita adalah sesuatu yang belum tercapai. Cita-cita biasanya di miliki sejak kecil, dipunyai oleh setiap orang yag belum mampu meraih mimpinya.

Tak terkecuali aku. Masa kecilku dulu kulewati dengan gembira, meskipun sangat sederhana. Apakah aku bahagia di masa kecil dulu, aku tak tahu. Yang jelas masa kanak-kanak, hingga remaja aku merasa gembira. Dalam kehidupan yang sangat sederhana, dibenakku telah tersimpan cita-cita.

Seperti anak pada umumnya, cita-citaku standar saja. Kadang pingin jadi dokter, kadang pengen jadi guru. Aku tak punya banyak perbendaharaan kata, waktu itu. Aku juga tak punya wawasan yang cukup tentang apa saja yanh bisa aku jadikan sebagai cita-cita.

Cita-cita menjadi dokter rupanya hanya sekedar mimpi anak kecil. Dokter adalah profesi khayalan terpopuler bagi anak-anak dari keluarga sederhana sepertiku. Jawaban yang paling mudah diucapkan ketika saya di tanya tentang cita-cita. Saya ingin jadi dokter.

Tetapi kenyataan tak ada sedikitpun jalan bagiku mewujudkan cita-cita setinggi itu. Mana tau aku, bahwa untuk jadi dokter harus sekolah yang tinggi. Aku kecil juga belum mengerti bahwa untuk masuk sekolah kedokteran, otak kita harus encer kayak susu. Sedangkan kemampuan akademikku tak mendukung untuk itu. Belum lagi biayanya, mana paham aku, berapa rupiah banyaknya.

Lain halnya dengan panggilan hati menjadi guru.  Dari kecil jiwaku, keyakinanku, ya jadi guru. Alam bawah sadarku seperti sudah memberitahu bahwa kelak itulah profesiku.

Usia sekarang ini cita-cita menjadi guru mulai sedikit berubah. Kebiasaan mendengar di internet dan sesekali melihat penyanyi di televisi membuat aku ingin sekali menjadi penyanyi. Apalagi aku sadar betul bakatku di bidang ini. Aku dianugerahi suara yang tidak sumbang.  Itu membuatku begitu percaya diri berteriak-teriak menirukan suara penyanyi profesional.

Tidak semua orang berani bercita-cita. Tidak semua orang mampu meraihnya pula.

Namun hampir semua memiliki impian. Sesederhana apapun itu. Bagi ku cita-citaku adalah impian ku.



Penulis: K

Comments

Popular posts from this blog

Pria yang Kehilangan Jati Diri

Arutala

Apa Itu Insecure?