Rajin Menabung
Sejak SD, Zahra telah mengenal tentang istilah menabung pangkal kaya. Sejak saat itu, Zahra menjadi gemar menabung. Ia menyimpan uangnya di celengan ayam, plastik, dan berbagai celengan lainnya. Tidak ada kesulitan bagi Zahra untuk menyisihkan sebagaian uangnya agar dapat menabung setiap harinya. Namun sejak keluarganya mengalami kesulitan, Zahra terpaksa membuka tabungannya. Ada saja yang dialami dikeluarganya, baik kakaknya sakit lalu ibu dan juga ayahnya.
Ada rasa kekesalan pada diri Zahra saat uang yang selama ini dia sisihkan untuk ditabung harus habis begiut saja. Ia juga kesal, kenapa kakaknya tidak menabung seperti dirinya. Dia juga menyayangkan kenapa kedua orang tuanya juga tidak memiliki tabungan sama sekali.
Pikiran-pikiran tersebut terus menghantui Zahra. Namun, Zahra sadar bahwa lebih baik jika lebih rajin menabung. Sejak saat itu, Zahra memisahkan tabungannya. Satu tabungan untuk keluarganya dan satunya lagi untuk dirinya.
Zahra akhirnya berhasil membeli sesuatu yang dia inginkan dengan tabungannya. Zahra tetap percaya bahwa menabung pangkal kaya. Ia telah berhasil membantu orang tuanyanya disaat kesulitan. Hal itu membuat Zahra semakin semangat untuk menabung.
Penulis: kamu nanya
Comments
Post a Comment